Home » » Kulit Buah dan Sayur Perlu Ikut Disantap?

Kulit Buah dan Sayur Perlu Ikut Disantap?

Written By Arfan Asri on Sabtu, 23 Juni 2012 | Sabtu, Juni 23, 2012

Sebelum memakan buah dan sayur, biasanya kulitnya dibuang karena rasanya tidak enak dan agar dagingnya lebih mudah dicerna. Padahal, di dalam kulit buah dan sayur terdapat banyak nutrisi lho! Simak artikel berikut untuk mengetahui cara nikmat mengonsumsinya.

Menurut Susan Percival Ph.D., profesor gizi di University of Florida, beberapa antioksidan yang paling menyehatkan justru ada di kulit buah dan sayur. Sebelum mengonsumsinya, pastikan Anda telah mencuci buah hingga benar-benar bersih dan bebas dari zat kimia. Apa saja buah dan sayur yang kulitnya perlu ikut disantap?

1. Mangga:
Ternyata kulit mangga baik untuk kesehatan. Menurut penelitian di India, kulit mangga yang kenyal kaya akan antioksidan dan serat. Profesor Mike Gidley dari University of Queensland juga menemukan bahwa kulit mangga mengandung senyawa yang menghambat pembentukan sel lemak tubuh, sehingga dapat membantu melangsingkan badan.

Kulit mangga bisa dikonsumsi dalam bentuk ekstrak. Kulit mangga kecil yang berwarna oranye dan masih mengkal dapat dinikmati langsung karena terasa agak manis dan berkulit lebih tipis. Ada yang menyarankan memblender kulit mangga atau menjemurnya selama beberapa hari sehingga dapat dijadikan snack.



2. Pisang:
Kulit pisang banyak mengandung potassium dan serat yang membantu pencernaan serta mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Di dalamnya juga terkandung tryptophan yang dapat meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh sehingga mood membaik. Selain itu, ada pula lutein yang melindungi mata dari radikal bebas dan UV.

Di India dan Asia Tenggara, kulit pisang dimasak atau digoreng utuh bersama dagingnya. Pisang yang sudah masak memiliki kulit yang agak manis dan lebih tipis sehingga lebih mudah dikunyah. Menurut website LiveStrong, salah satu cara mengolah kulit pisang adalah dengan merebusnya selama 10 menit atau memblendernya dengan buah lain.



3. Kentang:
Sebaiknya Anda memasak kentang bersama kulitnya. Pasalnya, kulit kentang melindungi nutrisi yang terdapat di dalam dagingnya agar tidak keluar saat proses memasak. Tak hanya itu, kentang utuh juga kaya akan serat, vitamin C, B6, tembaga, zinc, dan protein, tanpa lemak, kolesterol, maupun sodium. Karena kentang tergolong umbi, kulit kentang menyerap banyak mineral seperti potassium dari dalam tanah.

Sayang, kentang yang kaya nutrisi sering diolah menjadi makanan tidak sehat. Misalnya digoreng atau ditambahkan mentega dan garam. Sebaiknya, masak kentang dengan cara dipanggang atau direbus. Tambahkan hummus atau bawang agar rasanya lebih enak namun tetap sehat.



4. Mentimun:
Kulit buah yang sangat rendah kalori ini terbuat dari silika yang dapat mencegah kulit kendur dan berkerut. Para ahli menyarankan mengonsumsi minimal 5 miligram silika per hari atau setara dengan kulit sebuah mentimun. Sajikan mentimun dingin tanpa dikupas untuk lalapan. Hmm segar!


5. Terung: 
Wow, ternyata kulit terung bermanfaat untuk otak, otot, dan perut ramping! Di dalamnya terdapat 300 mg nasunin, antioksidan yang mencegah kerusakan sel-sel otak. Kulitnya yang berwarna ungu juga mengandung lebih dari 200 mg potassium untuk mencegah kram otot, 13 mg magnesium untuk kekebalan tubuh, serta 3 gram serat yang bikin perut langsing. Makanya, masak terung bersama kulitnya lalu santap untuk mendapat nutrisi optimal.





6. Kiwi:
Siapa sangka kulit kiwi yang berbulu itu baik dikonsumsi? Ternyata senyawa kimia di dalamnya dapat membunuh bakteri mematikan seperti staphylococcus yang menyebabkan keracunan makanan serta E. Coli yang berbahaya bagi usus, saluran kencing, serta otak dan syaraf tulang belakang.

Gold kiwi yang dagingnya berwarna kuning memiliki kulit yang tidak terlalu berbulu sehingga dapat dikonsumsi langsung. Alternatifnya, blender kulit kiwi bersama buah hingga menjadi smoothie. Bisa juga dicampurkan dalam salad.



7. Jeruk:
Kulit jeruk bagian luar, bukan kulit ari bagian dalam yang berwarna putih, mengandung d-limonene yang melindungi kulit dari sinar UV. Riset dari University of Arizona menyebutkan bahwa mengonsumsi satu sendok teh kulit jeruk setiap minggu dapat mengurangi risiko kanker kulit hingga 30%.

Bagaimana cara mengonsumsinya? Bagian luar kulit jeruk dapat diparut dan dijadikan zest yang membuat kue dan masakan terasa lebih nikmat dan beraroma. Kulit jeruk juga enak dibuat manisan atau marmalade. Agar lebih harum, campurkan zest ke dalam teh. Hmm... wangi!


Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Seputar Parepare | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. B@n9 - 13ro - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger